Bagaimana COVID-19 Menyebar

Penyebaran orang ke orang
Virus ini diperkirakan menyebar terutama dari orang ke orang.

  1. Antara orang yang bersentuhan erat satu sama lain (dalam jarak sekitar 6 kaki).
  2. Melalui tetesan pernapasan yang dihasilkan ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
    Tetesan ini dapat mendarat di mulut atau hidung orang yang berada di dekatnya atau mungkin terhirup ke dalam paru-paru.

Dapatkah seseorang menyebarkan virus tanpa sakit?

1. Orang-orang dianggap paling menular ketika mereka paling bergejala (yang paling sakit).

2. Beberapa penyebaran mungkin terjadi sebelum orang menunjukkan gejala; sudah ada laporan tentang hal ini terjadi dengan coronavirus baru ini, tetapi ini tidak dianggap sebagai cara utama penyebaran virus.

Menyebar dari kontak dengan permukaan atau benda yang terkontaminasi

Mungkin saja seseorang bisa mendapatkan COVID-19 dengan menyentuh permukaan atau benda yang memiliki virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata mereka sendiri, tetapi ini tidak dianggap sebagai cara utama virus menyebar.

Betapa mudahnya virus itu menyebar

Seberapa mudah virus menyebar dari orang ke orang dapat bervariasi. Beberapa virus sangat menular (menyebar dengan mudah), seperti campak, sementara virus lain tidak menyebar dengan mudah. Faktor lain adalah apakah penyebaran berkelanjutan, menyebar terus menerus tanpa henti.

Virus yang menyebabkan COVID-19 tampaknya menyebar dengan mudah dan berkelanjutan di komunitas (“penyebaran komunitas”) di beberapa wilayah geografis yang terkena dampak.

Penyebaran komunitas berarti orang telah terinfeksi virus di suatu daerah, termasuk beberapa yang tidak yakin bagaimana atau di mana mereka terinfeksi.

Situasi terkini Indonesia
Dibeberapa propinsi semua siaga untuk penyebaran aktivitas COVID-19. Indonesia secara nasional saat ini dalam fase inisiasi, tetapi negara-negara di mana penyebaran komunitas terjadi berada dalam fase percepatan. Durasi dan tingkat keparahan setiap fase dapat bervariasi tergantung pada karakteristik virus dan respons kesehatan masyarakat.

Pemerintah memastikan jumlah pasien yang terkonfirmasi mengidap virus corona atau Covid-19 bertambah sebanyak 17 orang. Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto dalam keterangan pers kepada wartawan di Jakarta, Senin (16/3/2020). “Ada penambahan jumlah pasien sebanyak 17 orang (positif tertular virus corona) sehingga saat ini ada 134 pasien yang tertular,” ujar Achmad Yurianto. Adapun 17 pasien itu tersebar di sejumlah wilayah.(kompas-16/03)

Editor : Kamal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *