Budayakan Mengenakan Masker, Tim AKK Center Wonosobo Bagi-Bagi Masker

INFOWONOSOBO.COM,Wonosobo-Setelah melakukan aksi bagi-bagi masker dan pemberian santunan untuk anak yatim dan piatu di beberapa kecamatan di Kabupaten Wonosobo, Tim Abdul Kadir Karding Center Kabupaten Wonosono melanjutkan kegiatan serupa di Kecamatan Watumalang dengan membagikan masker di desa-desa di Kecamatan Watumalang.

Sedikitnya ada 2500-an masker yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat di beberapa desa di Kecamatan Watumalang, mulai dari Desa Bumiroso, Gondang, Limbangan, Kuripan, Wonoroto, Lumajang, Wonokampir, Mutisari hingga di Desa Kalidesel yang terletak di kaki Gunung Bismo.

Tujuan pembagian masker ini dijelaskan oleh Suwondo Yudhistiro selaku pimpinan rombongan yang juga anggota DPRD Wonosobo dari Dapil Watumalang, Leksono dan Sukoharjo adalah dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat perdesaan agar membudayakan mengenakan masker pada saat beraktifitas di luar rumah sesuai protokol kesehatan yang dikeluarkan pemerintah guna melakukan pencegahan penularan Covid 19 di daerah pegunungan Bismo tersebut.

Suwondo Yudhistiro yang didampingi oleh Ibnu Ngakil selaku Tenaga Ahli H. Abdul Kadir Karding juga menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar membudayakan hidup sehat dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun sehabis beraktifitas, rajin membersihkan rumah atau halaman rumah, rajin berolah raga, memakan makanan yang sehat dan bergizi dan perilaku hidup sehat lainnya.

Suwondo berharap agar perilaku hidup sehat ini menjadi budaya baru yang berkembang di masyarakat bukan hanya saat terjadi pandemi Covid 19 saja, tetapi setelah pandemi berakhirpun masyarakat tetap diminta melanjutkan berperilaku hidup sehat.

Tim AKK Center Wonosobo juga sempat menyambangi beberapa Balai Desa yang sedang digunakan untuk rapat Kepala Desa bersama perangkat desa dan tokoh masyarakat desa yang sedang membahas verifikasi data calon penerima bantuan sosial dari pemerintah kabupaten, propinsi atau pemerintah desa dan sempat mendengarkan keluh kesah mereka terkait masih banyaknya data calon penerima bantuan sosial yang tidak sesuai.

Menanggapi kegiatan sosial bagi-bagi masker oleh Tim AKK Center tersebut, masyarakat merasa sangat senang, mereka juga berterima kasih atas kepedulian Bapak H. Abdul Kadir Karding selaku wakil rakyat dari Kabupaten Wonosobo, Temanggung, Magelang dan Purworejo.

Ibu Astuti selaku warga masyarakat Desa Kalidesel yang juga menjabat sebagai perangkat desa Kalidesel merasa berterima kasih karena di tengah situasi seperti ini Pak Karding selaku anggota DPR RI tetap mempunyai kepedulian terhadap warga. Bukan besar kecilnya bantuan yang diberikan tapi kami menghargai atas kepedulian beliau dengan masyarakat kecil di desa-desa yang diwakilinya.

Kami juga berharap anggota DPR RI yang lain juga bisa melakukan hal yang sama sehingga kesinambungan komunikasi antara para wakil rakyat dengan rakyat yang diwakilinya tetap terjalin. Jadi kesan politisi datang ke masyarakat pada saat menjelang Pemilu saja lama-lama akan terpatahkan dengan sendirinya, ucapnya.

Astuti juga berpesan agar Bapak Abdul Kadir Karding bisa memperjuangkan dilakukannya perbaikan data kemiskinan di seluruh Indonesia, karena datanya banyak yang tidak sesuai, dimana ada warga miskin tidak dapat bantuan sementara warga yang dipandang lebih mampu malah mendapatkan bantuan. Hal semacam ini kan menimbulkan kecemburuan sosial, sehingga kami selaku perangkat desa jadi serba salah dan dijadikan sasaran kemarahan warga, dikira kami yang menentukan datanya, keluhnya.

Menanggapi harapan masyarakat agar dilakukan perbaikan data kemiskinan, H. Abdul Kadir Karding yang dihubungi melalui saluran telepon menyatakan siap memperjuangkan harapan masyarakat tersebut. Selaku wakil rakyat dia sudah sangat sering mendengar keluhan tentang amburadulnya data kemiskinan. Karena itu DPR RI akan memanggil BPS dan Kementerian Sosial RI agar melakukan evalusi menyeluruh terhadap sistem pendataan warga miskin agar tidak bermasalah seperti sekarang ini. Dengan data yang valid maka pengentasan kemiskinan akan bisa dilakukan, tapi kalau datanya tidak sesuai maka bantuan pemerintah tidak tepat sasaran. Berapapun besarnya anggaran pemerintah dikucurkan, angka kemiskinan akan tetap tinggi.

Terkait dengan pandemi Covid 19 yang korbannya semakin hari semakin bertambah di seluruh Indonesia, mantan Wakil Ketua TKN Joko Widodo-Kyai Ma’ruf Amin itu berharap agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah agar mata rantai penyebaran virus ini bisa segera kita putus sehingga masyarakat bisa beraktifitas seperti biasa dan negara ini bisa kembali berjalan normal seperti sedia kala, pungkasnya.Dika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *