Ribuan Orang Hadiri Tabligh Akbar Milad SMA Muhammadiyah Wonosobo

Infowonosobo.com – Puncak milad SMA Muhammadiyah wonosobo ditutup dengan tabligh akbar, dihadiri tidak kurang dari seribu orang memadati halaman sekolah. 26/01 2020.

SMA Muhammadiyah Wonosobo menginjak usia ke empat puluh tahun, kiprahnya dalam dunia pendidikan telah banyak meluluskan lebih dari tujuh ribu alumni yang tersebar di seluruh Indonesia

Dalam gelaran milad kali ini, sekolah menyelenggarakan aksi donor darah,pentas seni, berbagai penampilan seni budaya dan puncaknya menghadirkan mantan Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai pembicara dalam tabligh akbar.

Dahnil dalam inti tausiyahnya menyampaikan, pendidikan yang baik adalah terbukti memberikan manfaat kepada orang lain, dirinya juga memberi apresiasi dengan keberadaaan SMA Muhammadiyah yang telah berkiprah untuk masyarakat, pasalnya, dari seribu siswa SMA Muhammadiyah, empat ratus diantaranya adalah penerima beasiswa penuh tanpa membayar.

Warga Muhammadiyah khitmad mengikuti tabligh akbar Milad SMA Muhammadiyah Wonosobo ke 40

SMA Muhammadiyah dengan terobosan sekolah sistem SKS banyak menjadi rujukan studi banding kepala sekolah dari dalam dan luar kota, tidak hanya itu, sekolah ini beberapa kali menerima mahasiswa luar negeri yang ingin belajar budaya indonesia.

Bambang Wen ketua PDM Wonosobo dalam sambutannya menyampaikan, kemajuan amal usaha tidak bisa lepas dari peran pimpinan sebagai peggerak roda managemen, selain itu dirinya mengajak amal usaha Muhammadiyah lainnya untuk terus meningkatkan mutu dan layanan dalam rangka optimalisasi peran amal usaha ditengah masayrakat.

“ Alhamdulillah SMA Muhammadiyah Wonosobo telah banyak menorehkan banyak prestasi baik ditingkat daerah maupun nasional, lulusan SMA Muhammadiyah banyak tersebar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.” Ungkap Zulfan Setyanto kepala sekolah SMA Muhammadiyah.

Zulfan juga berharap, karakter dan budi pekerti luhur senantiasa dibawa semua alumni ditengah masyarakat.

Senada disampaikan Dahnil dalam sesi wawancara, sekolah yang baik tidak untuk memproduksi robot pekerja, akan tetapi bisa menghadirkan akhlak serta menghadirkan peradaban serta menggembirakan./Hans

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *