Seluruh RS di Wonosobo Tutup Kununjungan Pasien

Infowonosobo.com – Pemda Wonosobo menggelar rapat tentang penanganan penanggulangan wabah corona yang dihadiri Muspida, dinas kesehatan, perwakilan rumah sakit, Ormas. Hal ini dikaitkan dengan pernyataan resmi dari Pemerintah menyatakan virus corona sebagai bencana nasional. Menyusul surat yang dikirimkan WHO agar Presiden Joko Widodo menetapkan RI darurat nasional, akhirnya langkah tersebut diambil. Semakin bertambahnya jumlah pasien yang positif mengidap corona, termasuk pejabat negara membuat virus corona bukan lagi darurat nasional melainkan bencana nasional.(15/3)

Dalam rapat penanganan wabah Corona yang ada di Wonosobo dipimpin oleh Sekda One Endang Wardoyo menghasilkan beberapa intruksi dan Himbauan. Dalam upaya memutus mata rantai virus di instruksikan agar rumah sakit, puskesmas rawat inap, klinik rawat inap  di Wonosobo mulai besok pagi ditiadakan jam besuk bagi pasien yang diperbolehkan hanya 1 orang penunggu pasien sampai batas waktu yang akan ditentukan dikemudian hari. Penundaan kunjungan tamu Pemda dari luar daerah. Acara hiburan yang mengundang banyak massa ditiadakan.

Adapun himbauannya adalah kegiatan yang mengundang massa dalam jumlah banyak seperti pengajian umum, ziarah rombongan, olah raga bersama agar sementara waktu dihimbau untuk ditiadakan sementera waktu.  Kepada para takmir masjid agar isi khotbah menyinggung pencerahan tentang virus corona.  Upaya yang dilakukan saat ini adalah Pemda membentuk Posko penanganan virus corona dengan penanggung jawab Dinas Kesehatan.

Ketua  IDI Wonosobo menyampaikan  tentang upaya pencegahan yaitu dengan cara bahwa virus ini dapat dicegah dengan imunitas tubuh yang baik. jaga stamina tubuh dengan konsumsi gizi seimbang,lakukan gerakan masyarakat hidup sehat (germas); hindari tempat yang ramai atau berdesakan jika terpaksa gunakan alat pelindung diri seperti masker saat merasakan gejala seperti batuk/pilek/bersin-bersin.; perhatikan etika batuk. ; cuci tangan setelah kontak dengan benda di lingkungan sekitar dan jangan menyentuh mulut, hidung, mata sebelum mencuci tangan.

Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat selaku Komandan Kodim menyampaikan saat ini Kodim sudah melakukan upaya meminimalir kegiatan berkumpulnya banyak orang.  Seperti upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap I tahun 2020 di Desa Igirmranak ditiadakan, diganti dengan langsung kerja dan mengajak masyarakat untuk mengadakan kegiatan bersih – bersih desa.

Kapolres Wonosobo AKBP Fannky Ani Sugiarto menyampaikan akan menindak tegas kepada siapa saja yang berusaha mengambil kesempatan dalam musibah ini yaitu seperti penimbunan sembakau atau masker. Jika tertangkap langsung dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dan denda 50 M.

Bupati Wonosobo Eko Purnomo menambahkan agar masyarakat Wonosobo tidak usah panik dengan adanya virus corona ini, cari informasi yang bisa dipertanggungjawabkan. Kepada semua SKPD agar bekerja lebih aktif lagi menyosialisasikan tentang upaya pencegahan. Dan yang tidak kalah penting adalah hasil rapat ini mari kita laksanakan secara sungguh – sungguh. Sampaikan ke masyarakat sehingga masyarakat bisa tenang.

Pendim0707

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *